Jurnalia

by Gugus Febriansyah

Ayo, mulai dari nol (lagi)

Berulang kali aku menulis blog, berulang kali pula aku menghapusnya.

Selalu saja seperti itu. Puluhan domain, puluhan artikel. Sayang sekali bukan?

Damn, aku tahu bahwa sifat perfeksionis seperti ini dapat membunuh ide-ideku. Sebab, ide juga memiliki masa berlaku yang jika lewat masa pakainya atau kadaluwarsa tentu menjadi basi, tak menarik, dan tak dapat membuatmu termotivasi lagi.

Yap, aku benar-benar bermasalah dengan yang satu ini. Perfeksionisme!

Kadangkala ketika selesai menuliskan sebuah artikel dan semuanya sudah tampak sempurna. Ada saja, hal-hal yang menggelitik tanganku untuk mengoreksinya lagi. Entah itu susunan kalimatnya, diksi atau hal-hal kecil lain yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Hal-hal seperti itu hampir selalu membuat artikel yang sebenarnya sudah selesai ditulis menjadi tertunda untuk diterbitkan. Bahkan yang paling parah, tidak jadi diterbitkan!

Jadi, mulai sekarang aku akan menuliskan semuanya. Iya, semuanya!

Apa saja yang terlintas dan berkelebat di kepala. Mengoreksinya satu dua kali saja dan boom ‘selesai’.

Aku anggap tulisan ini menjadi semacam perjanjian dengan diriku sendiri untuk lebih produktif lagi dalam menghasilkan artikel yang bagus dan bermanfaat.

Meskipun sebagai blogger, saat ini aku kesulitan menemukan cara untuk monetisasi artikel seperti dulu, kecuali melalui lomba dan kontes blog.

Saat ini vlog dan Youtube benar-benar telah meluluh lantakkan kami.

Sudah dulu, terima kasih sudah membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas