15 49.0138 8.38624 1 0 4000 1 https://jurnalia.com 300 true 0

Bahaya Mati dalam Keadaan Menanggung Hutang

1 Komentar

Berhutang atau melakukan transaksi secara kredit seolah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat kita saat ini. Meski tidak dilarang dalam Islam, tetapi Rasulullah menganjurkan umatnya untuk sebisa mungkin menghindari hutang.

Hal ini dikarenakan hutang sangat berbahaya bagi jiwa seorang muslim. Apalagi jika ia wafat dalam keadaan hutang-hutangnya belum dilunasi. Apa saja bahayanya?

Terhalang untuk masuk surga
Berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh  Ibnu Majah disebutkan bahwa hutang yang tidak terbayar menjadi salah satu penyebab seorang muslim tidak diperkenankan memasuki surga.

Selain itu, saking besarnya tanggung jawab hutang sampai-sampai orang yang mati sahid tidak diperkenankan memasuki surga sampai hutangnya terlunasi atau diganti dengan pahala kebaikannya.

Semua urusannya di akhirat ditunda
Seseorang yang wafat dalam keadaan berhutang tidak memperoleh status yang jelas di alam barzah. Ia tidak dapat diputuskan sebagai golongan yang selamat atau celaka sampai hutangnya di dunia dilunasi oleh ahli warisnya.

Terhitung sebagai dosa
Hutang yang tidak dilunasi dianggap sebagai sebuah dosa. Berbeda dengan dosa lainnya, hutang tak dapat diampuni dengan beristighfar kepada Allah SWT semata. Satu-satunya melepaskan diri dari dosa hutang hanya dengan melunasinya secepat mungkin saat telah mendapatkan kelapangan rezeki.

Gugus Febriansyah
Sebelumnya
Lakukan 3 Amalan Ini Agar Terhindari dari Kemiskinan
Setelahny
Ungkap Kebenaran Quran, Teori Big Bang Buktikan Tuhan Itu Nyata

1 Komentar

  • 08/10/2019 di 15:21
    Fitri Agustin

    Ya Allah aku berlindung dari hutang….

    Balas

Tinggalkan balasan