15 49.0138 8.38624 1 1 4000 1 https://jurnalia.com 300 1

Manfaat Besar di Balik Puasa ala Nabi Daud

0 Komentar

Puasa merupakan ibadah yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Inilah kebiasaan orang-orang yang bertakwa sebagai salah satu jalan bagi seorang muslim untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhannya sepanjang waktu. Saking istimewanya amalan berpuasa sampai-sampai Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam sebuah hadis qudsi riwayat Imam Ahmad yang berbunyi, “Setiap amalan adalah sebagai tebusan kecuali amalan puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.”

Salah satu janji Allah SWT kepada orang-orang yang gemar melakukan puasa ialah perlindungan dari siksa api neraka. Tak hanya berlaku bagi puasa wajib di bulan Ramadan tetapi juga untuk puasa sunah di hari-hari yang lainnya. Hal tersebut disampaikan oleh Rasul dalam hadis riwayat Bukhari nomer 2840 yang bermakna, “Barangsiapa melakukan puasa satu hari di jalan Allah (dalam melakukan ketaatan pada Allah), maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh perjalanan 70 tahun.”

Tak hanya perlindungan dari siksa api neraka, orang-orang yang berpuasa juga termasuk ke dalam golongan yang doanya tidak akan ditolak oleh Allah SWT. Dalam hadis riwayat Imam Ahmad yang lainnya Rasul bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak tertolak, yaitu orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.”

Salah satu puasa sunah yang sangat disukai oleh Allah subhanahu wa ta’ala ialah puasa Daud. Dilansir dari kitab Syarh Riyadhus Sholihin bahwasannya yang dimaksudkan dengan puasa Daud ialah berpuasa sehari dan tidak berpuasa di keesokan harinya. Demikian puasa tersebut dilakukan selama terus menerus. Menukil sebuah hadis Rasul yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Al-Ash berbunyi, “Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam¬† malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.”

Lebih lanjut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin dalam kitab tersebut menjelaskan bahwa salah satu hikmah dari puasa Daud ialah sebagai bukti ketaatan seorang hamba kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam kadar yang terukur. Mengingat pada jaman Rasul, salah seorang sahabat yang bernama Abdullan bin Amr pernah berniat untuk berpuasa setiap hari tanpa henti. Namun, Rasul melarang keinginan tersebut dan menganjurkannya untuk berpuasa selama tiga hari dalam setiap bulannya.

Meski demikian, Abdullah bin Amr tetap bersikeras untuk berpuasa lebih dari itu. Maka, Rasul pun menganjurkannya untuk melaksanakan puasa Daud dengan cara sehari berbuka, sehari berpuasa. Sedangkan, puasa yang dilakukan lebih dari merupakan perbuatan melebihi batas yang tidak sesuai dengan fitrah manusia.

Dilansir dari laman haddady.com, bahwasannya Syaikh Ali bin Yahya menyatakan bahwa puasa Daud sebaiknya hanya dilakukan oleh seseorang yang merasa mampu dan tidak menganggu kegiatannya sehari-hari. Beliau khawatir bahwa tubuh yang lemah ketika berpuasa menyebabkan pelakunya melalaikan berbagai kewajibannya yang lain. Puasa ini juga sangat dianjurkan kepada para pemuda yang belum menikah. Selain memiliki fisik yang kuat, puasa dapat menahan diri mereka dari gejolak hawa nafsu yang mungkin muncul dalam diri mereka.

Adapun, balasan bagi seseorang yang gemar berpuasa semisal puasa Daud ialah dimasukkan ke dalam surga melalui sebuah pintu bernama Rayyan. Hal tersebut berdasarkan sabda Rasul yang bermakna, “Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut ar-rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa?” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya.”

Inilah surga, balasan terbesar bagi para pelaku puasa. Di saat banyak orang kebingungan pada hari kiamat dengan kegaduhan yang terjadi. Orang-orang yang gemar berpuasa justru mendapatkan keamanan dengan dimasukkan ke dalam surga terlebih dahulu. Semoga kita menjadi salah satu diantara golongan manusia yang beruntung tersebut.

Artikel sebelumnya
Tanda Seseorang Terkena Gangguan Sihir
Artikel selanjutnya
Foto Tentara Ini Diyakini Sebagai Pasukan Dajjal, Benarkah?

0 Komentar

    Komentar dong!