Serunya Menjadi Content Writer di Era Digital

Tak sekadar mencari uang lewat internet, content writer memiliki tanggung jawab besar atas setiap tulisan mereka.


Di era digital seperti saat ini, informasi merupakan hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat secara global. Mudahnya akses internet serta semakin pesatnya perkembangan teknologi menjadikan siapapun dapat dengan mudah menemukan informasi apapun yang mereka cari. Entah itu melalui mesin pencari, media sosial, pesan instan, atau sejenisnya.

Berdasarkan rilis data dari WeAreSocial.com, pada bulan Januari 2018 jumlah pengguna internet di Indonesia tercatat mencapai angka 132,7 juta pengguna atau sekitar 50% dari total penduduk Indonesia. Jumlah sebanyak itu, tentunya berbanding lurus dengan konsumsi mereka terhadap informasi.

Data yang dirilis oleh WeAreSocial.com terkait perkembangan ekosistem digital di Indonesia.
Kebutuhan tersebut direspon dengan munculnya sejumlah media online dengan berbagai konten unik dan segmentasi yang lebih spesifik. Mulai dari niche teknologi, travelling, kecantikan, relationship hingga gaya hidup. Sebut saja diantaranya seperti Jalan Tikus, Traveling Yuk, Beautinesia, Hipwee, Brilio, Kumparan dan lainnya. Daftar tersebut semakin panjang jika ditambah dengan hadirnya beberapa aplikasi news aggregator seperti BaBe News, Baca, Kurio, dan UCNews.

Fenomena menjamurnya media berbasis online tentu sangat menguntungkan semua pihak. Tak hanya bagi para pembaca yang semakin kaya pilihan referensi, tetapi juga bagi para content writer. Sebab, saat ini tak sedikit media online tersebut yang menggunakan jasa content writer untuk memperkaya khazanah tulisan mereka.

Apa sih content writer itu?

Secara bebas, content writer (penulis konten) bisa diartikan sebagai seorang penulis artikel. Hampir serupa dengan blogger, bedanya seorang content writer bertugas menulis artikel untuk kepentingan pihak lain, seperti media online atau website perusahaan.

Ceritanya, pas lagi dikejar-kejar deadline

Seorang content writer juga berbeda dengan jurnalis atau wartawan. Jika wartawan biasanya melakukan liputan langsung di lapangan, maka seorang content writer cukup menulis berdasarkan riset melalui literatur, seperti buku atau sumber referensi lainnya.

Dalam proses menyusun tulisan, seorang content writer wajib mengikuti beberapa ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak media. Semisal pemilihan tema, jumlah kata perkata, batas waktu penulisan, dan tentu saja tulisan tersebut harus melewati proses penyuntingan oleh tim editor.

Apa serunya menjadi content writer?  

Saat ini, profesi content writer sedang menjadi primadona bagi mereka yang ingin menghasilkan uang melalui internet. Beberapa dari content writer yang saya kenal, dulunya juga seorang blogger yang ‘hilang kesabaran’ karena tak kunjung menghasilkan pundi-pundi rupiah dari blog mereka.

Asal tahu saja, seorang content writer di Indonesia rata-rata dibayar mulai dari 10 ribu hingga 100 ribu rupiah untuk setiap artikel yang diterbitkan. Nominal tersebut tentunya tergantung dari kebijakan media yang bersangkutan. Beberapa kriteria yang mempengaruhi besaran nominal tersebut antara lain panjang tulisan, jumlah view, hingga ‘peringkat’ si penulis di media tersebut.

9 Tahun Domainesia, 9 keseruan menjadi content writer.

Dua tahun lalu, saya cukup beruntung bisa bergabung sebagai ‘kontributor tetap’ pada salah satu media online terkemuka. Selaku content writer yang berstatus kontributor tetap, saya bertanggung jawab untuk menulis setidaknya satu artikel setiap harinya. Saat itu, untuk satu artikel sepanjang 300 kata saya mendapatkan honor sebesar 50 ribu rupiah.

Bisa dihitung besaran pendapatan yang saya terima selama sebulan, jika dalam sehari mampu menyelesaikan dua, tiga atau empat artikel. Akan tetapi, perhitungannya tidak seperti itu. Untuk tetap menjaga kualitas artikel yang dihasilkan, seorang content writer dibatasi hanya boleh menerbitkan maksimal empat tulisan perharinya. Seiring waktu berjalan, beberapa kebijakan perusahaan pun mengalami perubahan. Kini untuk sebuah artikel in depth sepanjang 1000 kata, saya menerima fee sebesar 100 ribu rupiah. Alhamdulillah!

Kabar baiknya, semua pekerjaan itu cukup saya lakukan dari dalam rumah. Semua urusan pekerjaan terkait pengajuan ide, scheduling, konsultasi dengan kurator hingga berkoordinasi dengan tim cukup dilakukan melalui aplikasi instant messaging. Istilah kerennya ‘remote working’ atau bekerja jarak jauh tanpa perlu datang ke kantor. Jadi praktis selama ini, saya tidak pernah menginjakkan kaki di kantor media online tempat saya menulis. Hehehe…

Menjadi seorang content writer juga bertanggung jawab secara moral terhadap validitas artikel yang dihasilkan. Setidaknya, media mengharuskan terdapat lebih dari dua referensi yang bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya. Entah itu berupa buku fisik, tayangan video, hingga website yang dianggap kredibel.

Bagaimana menjadi content writer?

Berdasarkan pengalaman empiris selama dua tahun terakhir, setidaknya ada lima hal penting yang harus kamu lakukan jika benar-benar ingin menekuni profesi ini. Pertama, rajin mencari informasi tentang rekrutmen content writer. Hal ini bisa dilakukan dengan rajin membuka dan mengecek informasi di media online yang bersangkutan. Alangkah lebih baiknya, jika memiliki akun pada media online tersebut. Sebab, mereka seringkali menawari pekerjaan ini secara ‘diam-diam’ via email.

Kedua, bergabung dengan komunitas blogger, forum penulis atau sejenisnya. Selain memperluas networking, sebuah komunitas seringkali membagikan informasi penting terkait event seperti kompetisi menulis yang dapat menambah jam terbangmu. Untuk membangun hubungan yang lebih intens dengan anggota lainnya, lakukan secara rutin blog walking dengan meninggalkan komentar di blog mereka.

Ada tips lain yang harus ditambahkan gaes?
Ketiga, kuasai keahlian lain yang dapat meningkatkan kualitas tulisanmu. Kemampuan seperti fotografi, membuat infografis, editing gambar atau video dapat memperkaya tampilan visual sehingga tulisan yang dihasilkan tidak terkesan monoton dan membosankan bagi pembaca.

Keempat, tingkatkan kemampuan dengan banyak membaca. Seorang content writer tak hanya dituntut menghasilkan kualitas tulisan yang bagus, tetapi juga dituntut dapat menyelesaikan tulisan secara cepat. Adakalanya, media secara mendadak menginginkan tulisan dengan konten tertentu, khususnya mengenai permasalahan yang sedang happening.

Kelima, bangunlah sebuah blog pribadi menggunakan layanan Domainesia. Blog ini berfungsi sebagai portofolio yang berisi beberapa hasil tulisanmu. Jangan lupa untuk mencantumkan berbagai penghargaan dan prestasi lainnya di bidang kepenulisan. Kepemilikan blog sangat penting untuk membantu karir seorang content writer. Sebab tak jarang media online mensyaratkan kepemilikan blog pribadi saat merekrut content writer.

Mengapa harus menggunakan layanan Domainesia?

Domainesia merupakan layanan webhosting yang menawarkan kemudahan bagi siapapun untuk membangun blog/ website mereka sendiri. Salah fitur andalan yang dimiliki oleh Domainesia ialah Instant Deploy. Fitur ini direkomendasikan bagi para pemula yang masih awam tentang seluk beluk website. Melalui fitur ini, Domainesia memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk membangun blog profesional cukup dengan satu klik. Domainesia juga menyertakan panduan lengkap cara membuat blog yang sangat mudah dipahami.

Domainesia menawarkan berbagai kemudahan untuk membangun blog profesional

Selain menawarkan kemudahan bagi penggunanya, Domainesia juga menghadirkan layanan hosting murah yang sangat terjangkau. Kalian bisa memiliki hosting di akun Domainesia dengan harga mulai dari 8 ribu rupiah perbulan!

Akan tetapi, untuk kebutuhan blog yang lebih serius saya merekomendasikan untuk menggunakan paket hosting super dengan anggaran sebesar 32 ribu perbulan. Biaya itu sudah termasuk domain gratis dan hosting sebesar 2 GB. Murah banget ‘kan?

Tunggu apalagi, mari ikut ambil peran dalam pesatnya kemajuan era digital. Bangun blogmu sekarang juga, agar kelak tak sekadar menjadi follower tetapi juga menjadi influencer.

Mulai langkah besarmu sekarang juga! Mulai bersama Domainesia!


Like it? Share with your friends!

8
51 shares, 8 points
Gugus Febriansyah
Pengagum karya-karya agung Paulo Coelho dan Dee Lestari. Suka menulis tetapi lebih suka membaca. Content writer pada beberapa media online. Berdomisili di Jurnalia.com #PekerjaTeksKomersial

Leave a comment

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format